Calon Perawat Jadi Teruna Tanjungpinang 2019

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Baru lima hari yang lalu Dini Noviadi dinobatkan sebagai teruna Tanjungpinang 2019. Anak ketiga dari Rusli dan Adenai ini merupakan putra asli Anambas. Calon perawat ini tengah menimba ilmu di Stikes Hangtuah, Tanjungpinang.

Senyum manis dan tatapan hangat menghiasi wajah Dini Noviadi. Adi, begitu dia disapa. Selempang emas bertuliskan Teruna Tanjungpinang 2019 kini menjadi miliknya. Gelar yang baru didapatkannya pada Minggu (28/4/2019) lalu.

Adi adalah juara Grand Final Pemilihan Duta Wisata dan Duta Museum Kota Tanjungpinang 2019 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang di Gedung Aisyah Sulaiman.

Calon Perawat yang Peduli Pariwisata

Adi merupakan mahasiswa Stikes Hangtuah prodi ilmu keperawatan semester 2. Sebagai pemuda yang merantau mencari ilmu, Adi ingin turut serta dalam mempromosikan dan mengembangkan potensi wisata yang ada di kota Tanjungpinang.

Agar kota anjungpinang bisa menjadi tujuan destinasi wisata oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Ia berharap semakin banyak wisatawan yang berkunjung yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah itu sendiri.

Ketika ditanya mengenai perasaannya ketika terpilih menjadi teruna Tanjungpinang 2019, Adi menjawab bahwa ia tidak pernah menyangka akan hal itu.

“Sebelumnya saya tidak pernah terpikir bahwa saya akan menjadi teruna Tanjungpinang,” ujarnya.

Apalagi ia merasa ilmunya masih kurang diantara teman-teman yang lain. Selain itu ia menyadari bukan putera asli Tanjungpinang. Namun ketika namanya disebut dewan juri, Adi pun bersyukur atas rezeki juga amanat yang akan diembannya.

Seleksi pemilihan duta wisata kota Tanjungpinang tahun 2019 ini sangatlah ketat. Terdapat tes tertulis diantaranya mengenai wawasan budaya lokal, pengetahuan umum, psikotes. Juga seleksi wawancara dan uji bakat serta catwalk.

Sedangkan karantina dilakukan selama 5 hari dimulai dari 23 sampai dengan 27 April 2018.

“Intinya kita harus memajukan potensi wisata dan ekonomi kreatif yang ada di Tanjungpinang,” ungkap calon perawat ini.

Posting dan Beri Hastag

Adi berpesan kepada generasi muda kota Tanjungpinang. Di manapun berada, berusahalah untuk menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain melalui caramu, versimu.

Adi menyebutkan, bisa dimulai dari hal-hal kecil. Misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan sebagai upaya menjaga lingkungan.

Atau jika sedang berkunjung ke tempat wisata yang ada di Tanjungpinang, ambillah beberapa foto yang menurutmu terbaik. Selanjutnya posting di media sosial.

Adi sang calon perawat mengingatkan, “Jangan lupa sertakan hashtag pesona Tanjungpinang dan wonderfull Indonesia. Itu sebagai salah satu bentuk sederhana upaya mempromosikan wisata di Tanjungpinang.” (silha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *